Editors Picks

Kamis, 24 Mei 2018

5 Cara Meningkatkan Konsentrasi Belajar Pada Anak-Anak


sumber gambar : sofyancorp.com

1. Menanamkan minat belajar pada anak.

Pentingnya mencamkan dalam hati anak menjadi kebutuhan pokok yang utama dan harus dipenuhi. Menjadi tantangan utama untuk menaklukan dan mengusasi materi setiap mata pelajaran. Kebulatan tekad dan kekerasan hati dibutuhkan dalam belajar. Tanpa ada tenaga dalam diri anak bukan apa-apa, hanya bisa jadi pecundang. Tentunya anak anda tidak ingin kalah bertarung, bukan ? anak anda tidak ingin digolongkan kaum marginal atau kelompok pinggiran, bukan ? sekarang buktikan kemampuan belajar anak anda. Berikan motivasi rasa suka belajar pada anak anda. Setiap pelajaran sangat penting bagi anak anda untuk membentuk kecakapan-kecakapan seutuhnya.

2. Kesiapan belajar (ready learning)

Sebelum melakukan aktivitas belajar anak harus benar-benar dalam kondisi fresh atau segar untuk belajar. Untuk siap melakukan aktifitas belajar ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu kondisi fisik dan kondisi psikis. Kondisi fisik harus benar-benar bebas dari gangguan penyakit, gangguan kurang gizi dan gangguan rasa lapar. Kondisi psykis harus steril dari gangguan konflik kejiwaan atau ketegangan-ketegangan, kejiwaan seperti kecemasan, kekecewaan, sakit hati, patah hati, iri, dan dendam. Masalah-masalah konflik kejiwaan anak itu harus diselesaikan terlebih dahulu. Pikiran harus benar-benar jernih jika anak hendak melakukan kegiatan belajar.

3. Lingkungan harus kondusif.

Ketika anak belajar membutuhkan lingkungan yang kondusif untuk memperoleh hasil belajar secara optimal. Harus diupayakan tempat dan ruangan yang apik, teratur dan bersih. Suasana pun harus nyaman untuk belajar. Maka berikanlah anak ruangan khusus untuk belajar agar dia nyaman dalam berfikir dan tidak mengalami gangguan konsentrasi.

4. Cara belajar yang baik.

Untuk memudahkan konsentrasi belajar dibutuhkan panduan untuk pengaktifan cara berfikir, penyelesaian focus masalah dan pengarahan rasa ingin tahu. Cara belajar yang baik tentunya harus memuat tujuan yang hendak dicapai dan cara-cara menghidupkan, mengembangkan dan menghubungkan rasa ingin tahu anak hingga tuntas terhadap apa yang hendak anak pelajari. Bantulah anak untuk mengembangkan rasa ingin tahu yang besar, sehingga dia termotivasi untuk belajar.

5. Waktu untuk menenangkan pikiran.

Ketika anak belajar biasanya dihadapkan pada bagian-bagian yang sangat sulit dari mata pelajaran itu, sehingga kadang kala sampai menimbulkan kejemuan dan kebosanan anak untuk berfikir. Jika hal ini terjadi, jangan paksakan anak untuk terus melanjutkan belajar. Jika dipaksakan akan menimbulkan kepenatan dan kelelahan, sehingga anak akan antipasti untuk belajar. Jalan keluarnya anda harus menyediakan waktu 5-10 menit untuk anak beristirahat dengan mengalihkan perhatian yang bersifat menyenangkan. Jika kepenatan dan kelelahan daya kerja otak anak hilang maka pikiran anak fresh kembali, dan anak dapat kembali belajar.
Dengan memperhatikan dan memenuhi kelima unsur di atas, tentu dapat membantu anda untuk menanggulangi kesulitan belajar pada anak anda serta membantu kesuksesan belajar anak anda.

Sekarang hanya tergantung pada anda sebagai orang tuanya, mau tidak melatih sibuah hati cengan cara diatas.


SELAMAT MENCOBA….

Sabtu, 19 Mei 2018

Amalan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadan

image : abanaonline.com

Bulan Ramadan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat islam. Bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan dimana setiap perbuatan ibadah yang kita lakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Namun demikian ada hal yang perlu diperhatikan sesuatu yang bisa dilakukan dan yang dilarang oleh Allah SWT dalam menjalankan puasa.
Banyak hal yang bisa dilakukan dan diperbuat ketika ingin mendapatkan pahala yang banyak ketika bulan yang penuh berkah ini datang. Dalam hadits juga telah dikatakan bahwa berpuasa adalah menahan lapar dan haus mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari, kemudian menahan hawa dan nafsu dan tidak berhubungan intim. Maka, rugilah ketika datangnya bulan ini jika dilakukan hanya dengan sia-sia saja. Nabi besar Muhammad SAW telah mencontohkan kepada seluruh umatnya bagaimana hal yang sunah untuk dilakukan semasa hidupnya. Karena tentunya bahwa kita semua ini melakukan semua perbuatan adalah perbuatan yang pernah dilakukan oleh oleh Nabi Muhammad SAW dan menjauhi segala apa yang dibenci oleh Allah SWT.
Seperti dalam bulan Ramadhan ini Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan kepada umatnya apa saja amalan sunah yang dapat dilakukan pada bulan suci Ramadhan, salah satunya dalah membaca Al-Qur’an.Ketahuilah, bahawa Al-Qur’an pertama kali di turunkan pada bulan Ramadhan.
Tentunya tak heran jika Rasulullah SAW sering membaca Al-Qur’an pada bulan ini. Allah Ta’ala berfirman :“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” QS. (Al Baqarah : 185)
Di dalam hadits mengatakan bahwa siapa saja yang membaca satu huruf Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan, sungguh kebaikan itu akan datang dengan sendirinya.Jika datangnya bulan Ramadhan, kegiatan utama yang dilakukan selain berpuasa adalah membaca Al Qur’an. Kemudian membaca dengan tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya. InshaAllah dengan melakukan hal ini maka kita akan menjadi insan yang berkah. Membuat target juga untuk menghatam Al-Qur’an sesungguhnya amalan yang sungguh luar biasa pahalanya.
Keistimewaan lain lagi dalam membaca Al-Qur’an adalah ketika sesorang mendapatkan masalah ekonomi, hukum, keluarga, pendidikan, pasangan, ilmu pengetahuan, dan lain sebaginya. Maka muslim yang membaca Al-Quran akan menemukan khazanah islam yang sangat mendalam dan tentu akan semakin mendalami ilmu-ilmu Allah lainnya yang ada di alam semesta.
Kewajiban membaca Al-Qur’an bukan  hanya waktu tertentu saja. Tetapi Allah telah memerintahkan untuk membacanya setiap hari untuk dijadikan pedoman untuk kita semua. Apalagi ketika membacanya dibulan Ramadan tentunya memiliki keutamaan.
5 kehebatan membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan :
  1. Mendapatkan pahala yang berlipat ganda,
  2. Menjauh dari godaan setan,
  3. Lebih mengetahui apa saja yang terdapat dalam kandungan Al-Qur’an,
  4. Membuat hati tenang,
  5. Membangun pikiran positif,
Marilah kita selalu membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dan tentunya berlomba-lomba melakukan kebaikan di bulan Ramadan ini.


Kamis, 17 Mei 2018

Epic Holiday | SD Ar Rafi' BHS x SMK BHS

Epic Holiday

Pantai Batu Karas Pangandaran, 12 Mei 2018

---

Video by Ahmad Saefudin
a project by Sendy YK



Backsound:
Adventures by A Himitsu
Music released by Argofox
Music provided by Audio Library

Rabu, 09 Mei 2018

15 Alasan Kenapa Kita Harus Berdoa

image muslimafiyah.com


1. Kita adalah ciptaan Allah, Tuhan semesta alam,

2. Allah yang memberi hidup, bukan yang lain,

3. Allah yang menggerakan seluruh organ tubuh kita, memberinya nafas, sehingga kita bisa membaca tulisan ini,

4. Setan terus menggoda 24 jam tanpa henti, jika kita tidak minta perlindungan kepada Allah maka kita masuk jebakannya,

5. Nafsu dalam diri menyebar jebakan tanpa henti, jika kita tidak minta perlindungan sama Allah, dia bisa menghancurkan kehidupan kita,

6. Allah Yang Maha Pemberi Rejeki, jika Allah tidak memberi gak ada yang menafkahi kita,

7. Dunia ini berbahaya, jika kita tidak diberi keselamatan oleh Allah, setiap hari kita bisa celaka termasuk di jalan raya,

8. Banyak orang jahat mengintai, kondisi jaman sekarang semua bisa jadi jahat jika ada kesempatan. Hanya Allah yang bisa menyelamatkan,

9. Sakit itu biaya mahal walau ada BPJS, tetapi hanya Allah yang bisa menyembuhkan,

10. Stress itu bisa menyerang siapa saja, tekanan hidup semakin berat. jika kita tidak meminta Allah untuk meringankan, sudah pecah isi kepala ini,

11. Hati itu bisa gelisah dan gundah ( galau), obat hati adalah mengingat Allah,

12. Siapa Pemilik Alam semesta ini? siapa yang menurunkan hujan ? kebayang kan kalo gak ada ujan, mau minum dari mana? mau mandi pake apa? mau makan apa? toh semua hasil alam bisa tumbuh karena adanya air. makanya berdoalah sama Allah untuk di turunkan hujan.

13. Kematian selalu mengintai kita, kita tidak tahu kapan, dimana, dan sedang apa kita ketika kematian menjemput, maka selalu berdoalah agar kita mati dalam keadaan Khusnul khatimah.

14. Dunia ini akan berakhir, semua yang membaca ini kelak akan mati, kalau mati emang mau kemana? udah siap bekalnya?

15. Di akhirat hanya ada 2 pilihan, mau SURGA atau NERAKA, mumpung masih hidup di dunia berdoalah sama Allah pengen masuk surga, Karena di sana kekal selama-lamanya,



Selasa, 08 Mei 2018

Mendidik Anak-anak

image www.uii.ac.id
Memiliki anak yang manis dan sehat dapat menimbulkan perasaan ujub (sombong). Sebaliknya, kalau anak kita di takdirkan tidak sempurna (cacat) belum tentu sebah musibah. Meski anak  kita tidak sempurna, misalnya cacat pada tangan, kakinya tidak sempurna, atau tidak dapat mendengar dan berbicara, maka janganlah mereka disia-siakan. Siapa tahu anak kita inilah yang justru akan mengangkat derajat orang tuanya di mata Allah SWT.

Ini terjadi kalau sebagai orang tua kita ridha menerimanya Tetap menjaga, merawat, mendidik, dan tetap memuliaknnya sama dengan anak kita yang lain. Anak-anak pun wajib dibekali dengan ilmu pengetahuan untuk masa depannya, baik itu ilmu pengetahuan umum apalagi ilmu agama yang membuatnya semakin bisa menganal Allah.

Bahkan jika kita tidak ditakdirkan memiliki keturunan, maka jangan sampai kita menyalahkan Allah. Banyak langkah yang dapat di tempuh, salah satunya dengan cara mengangkat seorang anak dari orang lain. Kita besarkan dia secara tulus dan penuh kasih sayang, kemudian kita didik dengan sebaik-baiknya, layaknya anak kandung yang kita lahirkan. Bisa jadi dengan cara inilah Allah SWT. akan memberikan pahala yang jauh lebih besar.

Akan tetapi jangan lupa! Suatu saat kita wajib menjelaskan dengan terus terang bahwa kita bukan orang tuanya yang asli. Anak angkat kita wajib mengetahui kedua orang tua kandungya. Jika kedua orang tuanya telah meninggal, ajaklah untuk berziarah seraya mendoakannya. Sedangkan jika mereka masih hidup, maka segeralah untuk mempertemukan mereka. Jangan takut anak angkat kita tidak mengetahui kita lagi. Dan yang paling penting, jangan pernah berharap balasan apapun dari mereka. Ikhlaskan segala apa yang telah kita lakukan. Biarlah Allah yang membalasnya.

Untuk itu, orang tua harus selalu rajin berdoa kepada Allah SWT, agar anaknya dapat menolong kedua orang tuanya kelak.

Seperti difirmankan oleh Allah dalam surat Al-Furqaan (25) ayat 74, 
"Rabbana Hablana min azwaajinaa, wadzurriyyatinna qurrata a'yunin, waj'alna lil muttaqina imaaman (Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa)."